![]() |
| pengalaman operasi di kanada |
Sebagai manusia tentunya kita tidak bisa menghindar jika mengalami sakit. Seperti artikel sebelumnya "Menyapa Kembali Setelah Vakum", di artikel kali ini saya ingin berbagi pengalaman menikmati fasilitas operasi jantung gratis di rumah sakit Kanada.
Fasilitas Operasi Jantung Di Rumah Sakit Kanada
Sebelum tahun 2024 saya seringkali menggerutu mengenai tingginya pajak di Kanada. Terutama bagi kami karena kami pasangan yang tidak memilik anak maka kami harus membayar pajak beberapa persen lebih tinggi yang seharusnya menjadi jatah potongan anak. Pajak yang tinggi tentu saja tidak hanya berlaku untuk pajak penghasilan melainkan juga pajak penjualan atau sales tax. Seorang teman dari Amerika sempat terkaget-kaget ketika tahu bahwa pajak penjualan di Kanada adalah 13%. Yaitu ketika kita membeli barang di Supermarket. Dimana biasanya negara lain rata-rata adalah 10%.
Namun, tahun 2024 suami saya mengalami masalah pada kesehatannya yaitu bagian jantung. Suami saya adalah orang yang sangat peduli pada kesehatannya. Dia rajin berolah raga, dan kami berdua termasuk orang yang makan makanan sehat alias anti makanan berkolestrol dan gorengan. Durian pun kami sangat jarang bahkan hampir tidak pernah makan. Namun, setiap badan manusia memiliki masalah bawaan masing-masing. Kebetulan suami saya memiliki gen yang tidak baik untuk kolestrol. Badannya sudah mengurai kolestrol. Obat penurun kolestrol pun tidak mempan.
Singkat kata, penyumbatan di area jantungnya cenderung memprihatinkan. Dokter pun segera melakukan serangkaian test kesehatan. Sehingga jadilah selama tahun 2024 tersebut kami bolak balik ke rumah sakit untuk test kesehatan. Dari sinilah kami merasakan tingginya pajak yang kami bayarkan ternyata sangat bermakna dibandingkan dengan fasilitas operasi yang kami rasakan.
Tahapan Tes Kesehatan Sebelum Operasi Jantung
Di Kanada, jika kita merasa sakit, kita pergi ke dokter umum terlebih dahulu. Setelah itu, dokter akan merujuk beberapa test yang mendukung kecurigaan dokter. Jika test sudah diketahui positif maka dokter umum akan merujuk kepada dokter spesialis. Dari sinilah dokter spesialis akan menentukan test apa saja yang harus dilakukan. Tahapannya tidak cepat. Memakan waktu berbulan-bulan. Jarak dari satu test ke test lainnya juga jauh bisa berminggu bahkan bulan. Namun, jika penyakitnya terkesan urgent seperti Kanker, maka test akan dipercepat.
Sebelum memutuskan tindakan besar yang harus dilakukan, suami saya mengalami berbagai test kesehatan menyeluruh seperti:
- serangkaian pemeriksaan darah
- test treadmill
- Test EKG dan Echo
- Test nuclear dan treadmill dengan nuclear
Dari situlah dipastikan harus dilakukan katerisasi jantung atau angiogram. Jadi tidak langsung loncat di kateter melainkan serangkaian test yang memastikan bahwa ya benar, ini harus di kateter. Ketika selesai di angiogram atau katerisasi maka dipastikan suami harus di operasi bypass. Operasi Bypass pun tidak serta merta ditentukan tanggalnya. Dokter spesialis akan melakukan meeting dengan grup dokter bedah jantung lainnya dan akan dirembukkan dokter bedah mana yang paling cocok. Karena setiap dokter bedah memiliki keahlian masing-masing. Ada yang spesialis jantung bocor, penyumbatan, cangkok jantung, ganti alat pacu dan sebagainya. Sehingga tidak salah alamat. Alias dokter spesialis pengganti alat pacu namun disuruh membetulkan jantung yang bocor. Disinilah saya angkat topi dan kagum, betapa di Kanada ini nyawa manusia benar-benar diperhitungkan dan sangat diperlakukan dengan hati-hati.
Awalnya saya sempat stress dan sedikit "cerewet" menanyakan rumah sakit kapan tanggal operasi akan diberitahu. Namun saya diberi alasan mengapa agak sedikit lambat karena kasus suami saya sedikit rumit sehingga mereka akan menunjuk satu orang dokter yang sangat kompeten untuk kasus jantung suami saya. Dari situlah saya lega dan sangat bersyukur. Kami bukanlah orang penting atau VIP. Bukan keluarga kerajaan atau presiden. Namun mereka benar-benar sangat memperhatikan kesehatan suami saya.
Proses Operasi Bypass Jantung di Kanada
Rumah sakit di Kanada tidak sebesar dan semewah rumah sakit di Indonesia. Lantainya tidak kinclong dan tidak banyak tempat makan apalagi kafe di dalamnya. Karena inilah, sebelum operasi pasien tidak menginap di rumah sakit sebelumnya. Hari "H" operasi yaitu hari dimana pagi harinya kami baru datang ke rumah sakit! Persiapan operasi bahkan hanya diberitahu melalui selembar kertas dimana ada instruksi panjang lebar apa yang harus dikerjakan malam sebelumnya. Seperti mandi dengan sabun khusus, kapan terakhir makan malam dan obat yang harus diminum untuk mencegah infeksi dan sebagainya. Juga larangan yang tidak boleh dilakukan. Misalnya, bagi pria yang memiliki bulu dibagian dada maka dilarang mencukur bulu tersebut di rumah. Pihak rumah sakitlah yang akan melakukannya.Jika saya ceritakan secara keseluruhan, maka akan berlembar-lembar ceritanya. Singkat kata, suami saya dioperasi bypass konvensional selama 4 jam. Setelahnya 2 hari di ICU dan dipindahkan ke ruang perawatan. Semua ruang perawatan sama. Kita tidak bisa memilih. Semua orang memiliki hak yang sama di rumah sakit. Tidak ada kelas VIP, kelas 1 maupun ekonomi. Semua sama.
Hingga akhirnya suami diperbolehkan pulang, kami tidak membayar satu sen pun. Dari sejak serangkaian test dilakukan hingga test dengan memasukkan kamera ke dalam tenggorokan untuk melihat kebocoran jantung, semua tidak bayar. Saya tidak tahu jika di Jakarta, berapa ratus juta yang harus kami keluarkan.
Bahkan setelah operasi, kami terus dimonitor dengan diberikan nomor hotline. Di nomor tersebut kami bisa berbicara dengan suster jaga dan jika ada masalah maka akan segera ditindak lanjuti. Hingga setahun setelah operasi, suami tetap mendapat test ini dan itu (setelah operasi 8 bulan). Dan lagi-lagi kami tidak perlu membayar.
Saya sempat membaca profil dokter dan rumah sakit yang melakukan operasi suami saya. Dan rumah sakit di Ottawa untuk jantung termasuk salah satu yang terbaik di dunia. Dokter yang mengoperasi pun juga termasuk salah satu yang terbaik di Kanada. Kami benar-benar beruntung! Saat ini, rumah sakit jantung di Ottawa sudah mengembangkan teknologi robotik untuk operasi jantung dengan minimal luka. Namun tentunya dengan kasus tertentu, karena tidak semua bisa dilakukan dengan robotik.
Sejak peristiwa tersebut, saya tidak lagi menggerutu mengenai pajak di Kanada. Saya juga menjadi orang yang lebih sabar dan percaya semua akan proses kehidupan. Ternyata dibalik semua peristiwa akan ada hikmahnya. Dan mengapa harus begini dan begitu karena akan ada penjelasan diakhirnya mengapa harus seperti itu.
Lihat artikel terkait :
Copyright of Winda Tanu
Credit Picture : Pixabay, Jorono

No comments:
Post a Comment
Leave a comment: